UPACARA PERINGATAN HARI KARTINI 21 APRIL 2018

Puji Tuhan , hari ini kita masih diberi kesempatan untuk melaksanakan upacara dalam rangka memperingati hari lahir Ibu Kartini, salah satu pejuang wanita yang tanggal lahirnya selalu diperingati oleh bangsa Indonesia.

Memaknai peringatan hari kartini tidak hanya disimbolkan dengan memakai kebaya atau pakaian adat lainnya, pastilah bukan seperti itu yang diharapkan oleh beliau pada saat beliau hidup. Kita teladani perjuangan beliau, semangat dan keinginan untuk kemajuan sesama, perempuan utamanya, sesuai bidang kita masing-masing, dengan cara sebaik-baiknya.

Menjadi baik kadang-kadang memang harus berbeda dengan yang lain, atau tidak selamanya harus selalu sama, seide sependapat. Justru ketika kita berani melawan arus maka kemajuan itu akan diperoleh. Ibu Kartini juga berbeda dengan kaum perempuan lain pada jamannya, beliau ingin bersekolah meski sudah dipingit, beliau memiliki ide, wawasan yang berbeda yang tidak dimiliki teman-teman sebayanya. Tidak perlu takut dengan perbedaan.

Kaum perempuan sudah mendapatkan tempat yang istimewa sejak jaman dahulu, jadi bukan mengada-ada ketika hingga saat ini perempuan mendapatkan perhatian yang istimewa.
Kini diera digital sekarang ini kita harus lebih istimewa, terus belajar melengkapi kompetensi yang diperlukan baik untuk kehidupan diri kita sendiri, bermasyarakat, bernegara maupun kehidupan didunia pendidikan.

Belajar bukan sebuah kewajiban, namun lebih kepada kebutuhan untuk menemukan ilmu-ilmu baru yang akan  digunakan untuk menatap masa depan. Masih sangat disayangkan sebenarnya apabila ada yang berada di sekolah ini merasa terpaksa, sehingga merasakan siksaan yang berkepanjangan. Apalagi jika kalian melakukan kesalahan dengan melanggar tata tertib. Untuk dapat mewujudkan menjadi lebih baik harus kalian siapkan sejak pertama kali menginjakkan kaki disekolah ini. Aku datang mau belajar.!
Tuhan Yesus memberikan kita akal untuk berfikir, tetapi kadang kita terjebak oleh pagar yang kita buat sendiri, sehingga kita kadang melupakan bahwa di luar pagar ternyata ladang ilmu tak terbatas
Berfikir dan mengemukakan pendapat kadang adalah sesuatu yang menakutkan buat kita, apalagi jika kita merasa bahwa pendapat kita berbeda, sungguh sebuah ketakutan untuk mengatakannya, padahal untuk menjadi istimewa kita harus berani berbeda, berani lebih unggul dari yang lain. Untuk menjadikan sekolah ini unggul kita harus berbeda dari yang lainnya.

Untuk menjadi siswa yang unggul kita juga harus berbeda dari yang lainnya.
Mungkin kita perlu membuka mata lebih lebar kalau ternyata di atas itu ada motivasi, di bawah ada rasa syukur, di samping ada kepedulian, di belakang ada pengalaman dan di depan adalah perjuangan.
Kita tidak hidup dan tinggal disekolah ini sendirian, ada banyak teman yang bersama kita, dari sanalah kita juga belajar, belajar bersyukur, belajar peduli, belajar dari masa lalu, dan berjuang untuk masa depan. Mari kita bangun negeri kita ini, melalui hal-hal kecil yang dapat kita lakukan, tak usahlah kita menunggu esok ketika kita sudah memiliki jabatan, karena esok adalah rahasia Tuhan yang tak dapat kita ketahui.
Kita tak perlu mencari kelemahan dan keburukan orang lain, tetapi marilah kita optimalkan kelebihan kita masing-masing, kita kembangkan potensi yang kita miliki untuk menjadikan generasi penerus yang memiliki hati, cerdas dalam berfikir, kuat dalam karakter. Seperti yang dicita-citakan Raden Ajeng Kartini.

Selamat Merayakan Hari Kartini, Selamat berjuang, Jayalah Indonesia. Berkah Dalem

Amanat upacara hari kartini 21 april 2018 ini disampaikan oleh inspektur upacara Dra Lucia Ninik Widayati

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.