Merdeka Belajar di Era Digital

Oleh : Sherleen Gianina / XII MIPA 4 / 26

Apa itu Belajar?

Belajar merupakan suatu kegiatan untuk memperoleh ilmu pengetahuan. Belajar bukan hanya sekedar menambah ilmu pengetahuan, dengan belajar manusia dapat berkembang, manusia dapat mengalami perubahan. Perubahan yang terjadi pada individu pasca proses belajar biasanya bersifat permanen. Perubahan yang bersifat permanen tersebut didukung dengan adanya proses pemerolehan pengetahuan dan pengalaman menarik yang dialami oleh setiap individu. Lingkungan harus mendukung proses belajar agar menghasilkan suatu pengetahuan dan pengalaman bagi setiap individu. Pengetahuan yang diperoleh setiap individu digunakan untuk melangsungkan hidup dan kehidupannya, baik secara individu, keluarga, masyarakat, ataupun berbangsa dan bernegara.

Apa itu Merdeka Belajar?

Pada dasarnya Merdeka Belajar adalah salah satu program Kemendikbud yang dicetuskan oleh Nadiem Makarim. Merdeka Belajar memiliki tujuan yang baik yaitu menciptakan suasana belajar yang nyaman, tentram, dan bahagia antara murid dengan guru dengan istilah lain untuk memerdekakan siswa dan guru. Jadi tidak ada yang merasa tertekan, setiap proses belajar harus dilakukan dengan penuh sukacita supaya efektif memperoleh ilmu yang bermanfaat. Dalam program ini, guru didorong mengubah sistem pembelajarannya, sehingga suasana belajar menjadi nyaman karena belajar dapat dilakukan di luar kelas (outing class).

Merdeka Belajar di Era Digital

Di era digital ini guru dan siswa dituntut untuk dapat mengikuti perubahan zaman terutama dalam bidang pendidikan. Karena saat ini belajar tidak hanya dari orang lain yang lebih berpengetahuan ataupun buku cetak. Proses belajar saat ini sudah bisa diakses melalui berbagai sumber seperti web, youtube, e-book, dll.

Proses belajar saat ini tidak lagi berpusat oleh guru sebagai sumber belajar, guru hanya mendampingi dan mengarahkan siswa. Peran pendamping ini harus diterapkan saat siswa membutuhkan pengarahan atau kesulitan dalam suatu hal. Saat ini, guru lebih ditekankan pada pembentukan karakter siswa, karena percuma jika pandai namun tidak memiliki karakter yang baik.

Era digital merupakan tantangan baru bagi guru dan siswa, mengapa? Guru dituntut untuk dapat memberikan materi pembelajaran melalui video, artikel maupun media lainnya yang menarik agar siswa tidak jenuh saat mengikuti pembelajaran. Sedangkan siswa dituntut untuk bisa beradaptasi dengan perubahan yang ada. Harus bisa menjadi siswa yang aktif, karena jika tidak aktif dan tidak mau bertanya jika ada yang belum dipahami maka akan tertinggal pelajaran. Apalagi di era pandemi Covid-19 ini. Pendidikan harus tetap berjalan tapi dilakukan secara daring/online. Handphone, gadget, laptop, dan media lainnya menjadi hal yang tak terlepaskan dalam proses belajar saat ini. Banyak sekali masalah-masalah yang harus dihadapi oleh guru maupun siswa misalnya seperti sinyal yang jelek, koneksi tidak stabil, dan masih banyak masalah lain. Tetapi pemerintah mengupayakan banyak hal untuk menjamin pendidikan Indonesia tetap berjalan. Semoga dengan segala upaya pemerintah ini, pendidikan di Indonesia dapat terus maju dan berkembang. MERDEKA.